Senin, 10 Oktober 2011

Fungsi Keluarga



     Keluarga adalah unit atau satuan masyarakat yang terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Kelompok ini dalam hubungannya dengan individu sering dikenal dengan sebutan primary group. Kelompok inilah yang melahirkan individu dengan berbagai macam bentuk kepribadiannya dalam masyarakat.
     Keluarga adalah lembaga sosial dasar dari mana semua lembaga atau pranata sosial lainnya berkembang. Di masyarakat mana pun di dunia, keluarga merupakan kebutuhan manusia yang universal dan menjadi pusat terpenting dari kegiatan dalam kehidupan individu.
     Keluarga dapat dibedakan menjadi dua, yakni keluarga batih atau keluarga inti (conjugal family) dan keluarga kerabat (consanguine family). Conjugal Family atau keluarga batih didasarkan atas ikatan perkawinan dan terdiri dari seorang suami, istri, dan anak-anak mereka yang belum kawin.

      Lain halnya dengan consanguine family. Keluarga hubungan kerabat sedarah atau consanguine family tidak didasarkan pada pertalian kehidupan suami istri, melainkan pada pertalian darah atau ikatan keturunan dari sejumlah orang kerabat.
Keluarga kerabat terdiri dari hubungan darah dari beberapa generasi yang mungkin berdiam pada satu rumah atau mungkin pula berdiam pada tempat lain yang berjauhan. “Kesatuan keluarga consanguine ini disebut juga sebagai extended family atau keluarga luas
sumber :google

Pengertian Pertumbuhan



Tedapat beberapa pendapat mengapa dan bagaimana perubahan sosial terjadi diantra pendapat unsur menyatakan bahwa perumbuhan sosial terjadi karna adanya perubahan dalam unsur-unsur geografis,biologis,ekonomis dan kebudayaan.Pendapat yang lain menyebutkan bahwa perubahan sosial bersifat periodik dan non periodik .Dari berbagai pendapat yang ada secara umum menyatakan bahwa pertumbuhan adalah suatu lingkaran kejadian-kejadian.


Pertumbuhan juga dapat dikaitkanya dengan cara unsur-unsur geografis seperti contoh perubahan unsur geografis ialah suatu pertumbuhanny sistem pergerrakan suatu elemen-elemen yang sangat menguntungkan bagi seseorang yang ingin melakukan seperti letak geografis itu sendiri.

Pertumbuhan juga dapat dikaitkanya dengan cara unsur-unsur biologis seperti contoh pertumbuhan yang tumbuh berkaitan dengan suatu proses biologi misalnya seperti kita manusia berinterkasi dengan alam dan mengaitkanya dengan alam tanpa ada keterkaitan dengan alam kita sebagai manusia tidak akan bisa bergantung dengan satu elemen-elemen itu tersebut.

Pertumbuhan juga dapat dikaitkanya dengan cara unsur-unsur ekonomis seperti contoh pertumbuhan unsur ekonomis ialah suatu pergerakan manusia dibidang ekonomi itu tersendiri.Tanpa adanya pertumbuhan ekonomi manusia tidak akan mendapatkan keuntungan yang mereka igin kan.Karna ditahun modrn ini semua aktivis berkaitan dengan suatu elemen ekonomi

Pertumbuhan juga dapat dikaitkanya dengan cara unsur-unsur kebudayaan .Unsur kebudayaan ialah suatu unsur yang mengalami pertumbuhan masyrakat tradisional seperti contoh :upacara ngaben,acara 7 bulanan,acara injek bumi dll.itulah unsur kebudayaan yang ada di indonesia ,walaupun pertumbuhan semakin modren tapi unsur kebudayaan yang ini tak akan pernah hilanmg dari jaman .

Sumber : LKS SMA

Ada beberapa pengertian masyarakat :


a. Menurut Selo Sumarjan (1974) masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama yang
menghasilkan kebudayaan

b. Menurut Koentjaraningrat (1994) masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi
menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat kontinyu dan terikat oleh suatu rasa identitas yang sama.

c. Menurut Ralph Linton (1968)
masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang hidup dan bekerja sama dalam waktu yang relatif lama dan mampu membuat keteraturan dalam kehidupan bersama dan mereka menganggap sebagai satu kesatuan sosial.

d. Menurut Karl Marx, masyarakat adalah suatu struktur yang menderita suatu ketegangan organisasi atau perkembangan akibat adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terbagi secara ekonomi

e. Menurut Emile Durkheim, masyarakat merupakan suau kenyataan objektif pribadi-pribadi yang merupakan anggotanya.

f. Menurut Paul B. Horton & C. Hunt, masyarakat merupakan kumpulan manusia yang relatif mandiri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama, tinggal di suatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia tersebut

Tatanan kehidupan, norma-norma yang mereka miliki itulah yang dapat menjadi dasar kehidupan sosial dalam lingkungan mereka, sehingga dapat membentuk suatu kelompok manusia yang memiliki ciri-ciri kehidupan yang khas.

Diolah dari Sumber :
1.
google.co.id
2.
google.co.id/imghp


2) Pengertian Keluarga

 
Ada beberapa pandangan atau anggapan mengenai keluarga. 
Menurut Sigmund Freud keluarga itu terbentuk karena adanya perkawinan pria dan wanita. Lain halnya Adler berpendapat bahwa mahligai keluarga itu dibangun berdasarkan pda hasrat atau nafsu berkuasa.

 
Durkheim berpendapat bahwa keluarga adalah lembaga sosial sebagai hasil faktor-faktor politik , ekonomi dan keluarga.

Ki Hajar Dewantara sebagai tokoh pendidikan berpendapat bahwa keluarga adalah kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki, esensial, enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh gabungan itub untuk memuliakan masing-masing anggotanya.

3) Pengertian Masyarakat
Masyarakat merupakan salah satu satuan sosial sistem sosial, atau kesatuan hidup manusia. Istilah inggrisnya adalah society , sedangkan masyarakat itu sendiri berasal dari bahasa Arab Syakara yang berarti ikut serta atau partisipasi, kata Arab masyarakat berarti saling bergaul yang istilah ilmiahnya berinteraksi.

Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya.


Pengertian Individu Keluarga dan Masyarakat


Bab III
1.Pengertian Individu

Individu berasal dari kata latin. “individuum” yang artinya tak terbagi. Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Kata individu bukan berarti manusia sebagai keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan, demikian pendapat Dr. A. Lysen.

Individu menurut konsep Sosiologis berarti manusia yang hidup berdiri sendiri. Individu sebagai mahkluk ciptaan Tuhan di dalam dirinya selalu dilengkapi oleh kelengkapan hidup yang meliputi raga, rasa, rasio, dan rukun.

1. Raga, merupakan bentuk jasad manusia yang khas yang dapat membedakan antara individu yang satu dengan yang lain, sekalipun dengan hakikat yang sama

2. Rasa, merupakan perasaan manusia yang dapat menangkap objek gerakan dari benda-benda isi alam semesta atau perasaan yang menyangkut dengan keindahan

3. Rasio atau akal pikiran, merupakan kelengkapan manusia untuk mengembangkan diri, mengatasi segala sesuatu yang diperlukan dalam diri tiap manusia dan merupakan alat untuk mencerna apa yang diterima oleh panca indera.

4. Rukun atau pergaulan hidup, merupakan bentuk sosialisasi dengan manusia dan hidup berdampingan satu sama lain secara harmonis, damai dan saling melengkapi. Rukun inilah yang dapat membantu manusia untuk membentuk suatu kelompok social yang sering disebut masyaraka


sumber :google n wikipedia